Dusun Ciwaru, Dusun Berkembang

DSC00959

Dusun tempat peserta KKNM tinggal ini memiliki lahan yang tidak seluas Barengkok maupun Nusagede. Dusun ini tidak memiliki lahan sawah, dan penduduknya tidak ada yang memiliki lahan peternakan yang luas, mungkin hanya memilliki satu atau 2 hewan ternak untuk kebutuhan pribadi. Dusun ini sebagian besar adalah PNS , buruh, dan pedagang, dapat dilihat mata pencaharian di dusun ini hampir sama dengan dusun Kalenwadas.

This slideshow requires JavaScript.

1.  Kunjungan ke Posyandu Dusun Ciwaru, Desa Cijulang

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui kegiatan kesehatan yang ada di dusun Ciwaru. Selain itu, dengan kunjungan ini, peserta yang mengikuti kegiatan ini juga belajar tentang kegiatan yang dilakukan oleh posyandu seperti cara penimbangannya dimana kurang berkembangnya peralatan timbangan di posyandu desa ini, sehingga untuk penimbangan bayi digunakan peralatan seperti kain yang ada di gambar 3. Timbangan ini hanya mampu menampung beban maksimal 25 kg sehingga hanya diperuntukkan untuk bayi maupun balita yang khususnya belum dapat berdiri atau berjalan.

Selain itu dengan kegiatan ini, juga diketahui data kesehatan dusun ini. Warga dusun Ciwaru banyak yang memiliki anak dengan usia 1-8 tahun. Sehingga kegiatan posyandu ini sangat bemanfaat. Peserta KKNM juga diajarkan kegiatan lain seperti mencatat hasil timbangan atau data kesehatan lain anak yang diukur berat dan tingginya di posyandu tersebut.

Kendala yang dihadapi adalah anak yang akan diperiksa masih kecil dan mudah menangis ketika akan ditimbang atau diukur tingginya, hal ini menghambat dalam proses pengukuran anak tersebut.

Manfaat kegiatan posyandu ini bagi masyarakat adalah dapat memantau kesehatan anaknya khususnya warga yang memiliki anak yang masih bayi atau balita. Manfaat bagi peserta KKNM yang melakukan kunjungan ke posyandu  adalah peserta jadi mengerti kegiatan posyandu yang dilakukan di desa ini.

2.  Kunjungan ke UKM Pembuatan Kerupuk Dusun Ciwaru

Dusun Ciwaru memiliki tempat pembuatan kerupuk tepung beras. Pemiliknya adalah Hajjah Annisa dan suaminya yang sudah menjalankan usaha ini sejak 1986. Dahulu pencetakan kerupuk dilakukan dengan tangan, tapi sekarang sudah menggunakan mesin sehingga bisa memproduksid engan lebih cepat dan banyak. Tapi untuk menjemur dan menggoreng masih menggunakan cara tradisional dengan bahan bakar kulit gabah. Seharinya home industry ini bisa menghasilkan 2 kuintal kerupuk atau sekitar 200 kilogram yang khusus didistribusikan ke daerah Cijulang baik dalam bentuk kering atau dalam bentuk sudah digoreng yang diambil oleh penjual-penjual. Hajjah Annisa dan suaminya juga memiliki sekitar 13 penjual yang ditampung di bangunan semacam barak dan dibagi menjadi kamar-kamar sederhana.

Para penjual ini mendistribusikan kerupuk dengan sepeda motor. Untuk pekerja yang menghasilkan kerupuk, Hajjah Annisa memiliki 4 pekerja, jumlah ini berkurang dari yang awalnya 8 pekerja sebelum menggunakan mesin pencetak. Para pekerja ini bekerja sejak subuh untuk menghasilkan kerupuk setiap harinya. Bahan-bahan utama pembuatan kerupuk adalah tepung, bawang, garam, dan tidak menggunakan pewarna. Dilihat dari sudut pandang mahasiswa fakultas ekonomi, home industry ini memiliki manajemen yang cukup baik, karena bisa bertahan hingga sekarang tanpa binaan dari Pemerintah. Mereka juga mandiri dalam pendistribusian, tidak melalui tengkulak sehingga untung yang didapat bersih tanpa potongan-potongan dari tengkulak.

Kendala yang dihadapi adalah saat melakukan kunjungan ke sana, sudah tidak ada aktivitas pembuatan kerupuk karena mulai memasuki libur menyambut ramadhan, tapi kami bisa menemui pemiliknya langsung Hajjah Annisa untuk bertanya dan mendapatkan informasi mengenai home industry kerupuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: